Senin, 21 September 2020

Tips Membuat Landing Page Website

Web Developer Jakarta
Web Developer Jakarta

WebDev JakartaLanding page adalah sebuah halaman web yang dirancang khusus untuk mengarahkan user ke arah yang diinginkan seperti mengarahkan user untuk register atau membeli produk.

Biasanya landing page ini tidak memiliki navigasi ke website utama. Alasannya karena untuk membatasi pengujungm agar mereka lebih mudah “diarahkan”. 

Jika Anda bertanya mengenai “bagaimana cara membuat sebuah landing page yang menarik?”, maka saya akan menjawabnya dengan memberikan tips-tips jitu yang digunakan oleh professional web development atau web developer jakarta dalam membuat sebuah landing page yang berkualitas.

 

Web Developer Jakarta
Web Developer Jakarta

1. Sebuah Landing Page Harus Rapih

Jika Anda memiliki sesuatu untuk dibagikan atau di promosikan, maka akan lebih baik mengarahkan user tersebut ke Landing Page milik Anda dibandingkan langsung mengarahkannya ke halaman website utama. Gunanya agar mereka dapat lebih fokus pada penawaran yang Anda tawarkan dan tidak terganggu dengan hal-hal yang lainnya.

Oleh karena itu, Anda harus membuat sebuah landing page yang rapih dan hanya menempatkan hal-hal yang penting saja.

Cobalah untuk menambahkan beberapa hal dibawah ini untuk landing page Anda:

1.       Informasi promosi seperti:

a.       Headline yang menarik.

b.       Manfaat dari iklan Anda.

c.       Harga dari produk atau jasa Anda.

d.       Penawaran dari produk atau jasa Anda.

2.       Call To Action.

 

2. Buat CTA Yang Jelas

CTA adalah sebuah tombol atau kata-kata yang mengundang user untuk melakukan sesuatu, biasanya user diharuskan untuk mengklik tombolnya. CTA ini sangat efektif karena berfungsi sebagai dorongan agar user mau mengambil tindakan atas penawaran yang Anda tawarkan kepada mereka.

Desain CTA yang eye catching akan menarik perhatian mata user, agar user terfokus dengan CTA tersebut.

 

3. Form Sederhana

Buatlah sebuah form register yang sederhana untuk ditempatkan pada landing page milik Anda. Form yang sifatnya kompleks akan membuat user malas mengisinya dan akan membuat user pergi dari landing page. Oleh karena itu, buatlah sebuah form register yang sederhana tapi datanya dibutuhkan untuk keperluan registrasi.

 

4. Jangan Terlalu Bertele-tele

Tidak sedikit juga landing page yang isinya bertele-tele padahal tujuannya menginginkan agar user tersebut membeli atau melakukan register di landing page milik mereka. Disinilah peran professional web development atau web developer jakarta dibutuhkan untuk membuat sebuah landing page yang isinya singkat padat dan jelas, agar user tidak perlu membaca terlalu lama untuk mendapatkan point inti dari landing page tersebut.

 

5. Ajak User Untuk Langsung Mengambil Keputusan

Agar dapat mengajak user untuk langsung mengambil keputusan, Anda bisa membuat pilihan untuk mereka. Sebagai contoh, Anda dapat membuat menu pilihan “Get Now” dan “Learn More”. User pasti akan memilih salah satu dari tawaran Anda tersebut. Dengan membuat pilihan seperti itu, Anda bisa meraih lebih banyak konversi dari mereka.

Mengapa bisa begitu? Mereka yang sudah dan sangat tertarik dengan produk Anda pastinya akan memilih “Get Now” untuk langsung membelinya, sementara bagi user yang ragu atau kurang yakin pastinya mereka akan memilih “Learn More” untuk dibaca-baca lagi, setelah mereka sudah paham dan tertarik dengan apa yang Anda tawarkan, mereka pasti akan memilih “Get Now” untuk langsung membeli apa yang Anda tawarkan.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pengertian Serta Kelebihan dan Kekurangan Shared Hosting

WebDev Jakarta -  Shared hosting adalah sebuah layanan hosting yang ditempati oleh beberapa website dalam satu server yang sama. Layanan a...